× Redaksi Tenrang Kami Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Aceh, Pemerintahan, Hukrim, ekbis 16.057 Stiker Tuntas Dipasang Minggu ini, BJ: Yang Mencopot Stiker Akan Diberi Sanksi Tegas

16.057 Stiker Tuntas Dipasang Minggu ini, BJ: Yang Mencopot Stiker Akan Diberi Sanksi Tegas

SHARE
16.057 Stiker Tuntas Dipasang Minggu ini, BJ: Yang Mencopot Stiker Akan Diberi Sanksi Tegas

Stiker tanda KPM PKH di Aceh Besar yang ditempel di bagian depan dinding rumah masing masing KPM. Foto: dokred.

Atjehlife.net - Dipastikan pekan ini dapat dituntaskan penempelan Stiker Keluarga Gohlom Sejahtera (KGS) Alias keluarga penerima bantuan dari pemerintah Program Keluarga Harapan (PKH) yang ada di 604 Gampong di Kabupaten Aceh Besar. Stiker tersebut merupakan salah satu penanda rumah keluarga yang menjadi sasaran penyaluran selama ini.

Pun demikian, sebagaimana isu yang kerab beredar selama ini. Bahwa tidak sedikit KPM PKH yang merupakan keluarga berada atau mampu atau tidak layak lagi menerima bantuan yang dialamatkan kepada keluarga masyarakat miskin itu. Namun, karena tidak ada aturan yang menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah atau desa untuk membatalkannya, maka melalui Stiker tersebut akan memberikan informasi akurat siapa saja yang selama ini penerima uang bantuan tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos, M.Si kepada wartawan, mengaku bahwa dalam pekan ini akan selesai penempelan Stiker tersebut kepada seluruh rumah yang dihuni oleh penerima PKH di Aceh Besar. Saat ini 129 petugas pendamping PKH Aceh Besar sedang melakukan penempelan Stiker tersebut.

Ia memastikan tidak semua PKM yang dapat mempertahankan Stiker tersebut dengan berbagai alasan, terutama bagi keluarga yang hidup diatas garis kemiskinan atau hidup mapan, ketika rumah mewahnya dilebeli stiker keluarga miskin. Meski demikian, Bahrul Jamil berjanji akan menugaskan petugas pendamping PKH untuk memantau kondisi Stiker itu di setiap rumah yang pernah ditempel terutama dirumah keluarga yang mapan, tapi masih tetap menerima bantuan tersebut.

"Bila ada yang mencopot Stiker itu nanti maka sanksi yang akan kita berikan adalah dikeluarkan atau Graduasi dari program tersebut," Kata mantan Sekwan Aceh Besar ini dengan nada tegas.

Pada kesempatan tersebut, pria yang akrab di panggil BJ ini juga mengungkapkan bahwa hingga Rabu tanggal 12 Agustus 2020 sudah ada 5059 Keluarga penerima PKH yang sudah berakhir dari penerima bantuan tersebut, yaitu akibat data Ganda sebanyak 58 KPM, Graduasi mandiri alias mengundurkan diri sebanyak 396 KPM, Lansia tunggal sebanyak 916 KPM, Pindah Alamat di luar wilayah PKH 19 KPM, Sudah Sejahtera 1.113 KPM, tidak ditemukan keluarga seperti data yang tertera sebanyak 225 KPM dan dan tidak memiliki Kompenen alias penanggungan sebagaimana persyaratan PKH sebanyak 2.332 KPM.

Semua KPM tersebut tersebar di 23 Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Besar. Sedangkan Kecamatan yang paling banyak jumlah penerima PKH di Aceh Besar adalah Kecamatan Indrapuri dengan jumlah saat ini tercatat 1.537 KPM dan Kecamatan yang paling sedikit adalah Kecamatan Leupung hanya 283 KPM.

"Kita berharap adanya kesadaran dari KPM supaya dapat melakukan Graduasi mandiri bagi yang sudah hidupnya normal, supaya bantuan tersebut dapat membantu saudara kita yang lain yang saat ini belum mendapat bantuan apa -apa, padahal sangat layak baginya untuk dibantu," demikian harap Bahrul Jamil. (01)