× Redaksi Tenrang Kami Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Aceh, Nasional, Peristiwa, Pemerintahan Hanya Tujuh Organisasi Wartawan yang Diakui Dewan Pers Republik Indonesia

Hanya Tujuh Organisasi Wartawan yang Diakui Dewan Pers Republik Indonesia

SHARE
Hanya Tujuh Organisasi Wartawan yang Diakui Dewan Pers Republik Indonesia

Ketua Dewan Pers Pusat, M.Nuh Foto: ist

Atjehlife.net - Dari 16 Organisasi yang mengatas namakan lembaga kerja jurnalis hanya 7 yang mendapat legalitas dari Dewan Pers Indonesia.

Dikutip dari Industry.co.Id, edisi pertengahan Februari 2020. Ketua Dewan Pers Republik Indonesia, M.Nuh, menyebutkan jumlah lembaga organisasi kerja jurnalis di Indonesia yang mendapat legalitas sah dari dewan pers.

Organisasi pekerja pers yang mendapat legalitas tersebut adalah:

1. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
2. Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI)
3. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)
4. Serikat Perusahan Pers (SPS)
5. Perusahan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI)
6.  Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI)
7. Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI)

Sebelumnya Keputusan Dewan Pers RI soal ini, juga telah dituangkan dalam surat edaran bernomor 371/DP/K/VII 2018, tertanggal 26 Juni 2018, yang ditandatangani Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo. Dalam surat edaran itu, Dewan Pers menyatakan tidak mengakui adanya organisasi pers selain dari tujuh organisasi tersebut.

Sementara sembilan organisasi lainnya yang juga pernah mendeklarasikan diri sebagai organisasi persatuan insan pers di Indonesia, Dewan Pers belum dinyatakan sah dan belum diakui Dewan Pers RI.

Organisasi tersebut antara lain:

1. Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI)
2. Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI)
3. Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI)
4. Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI)
5. Ikatan Media Online (IMO)
6. Jaringan Media Nasional (JMN)
7. Perkumpulan Wartawan Online Independen (PWOI)
8. Forum Pers Independen Indonesia (FPII)
9. Aliansi Wartawan Anti Kriminalisasi (AWAK) dan lain-lain

Dalam berita berjudul " Ini Tujuh Organisasi Pers yang Sah dan Diakui Dewan Pers" yang dirilis Senin 17 Februari 2020 itu. Dewan Pers juga melarang semua elemen untuk memberikan panggung kepada mereka (organisasi wartawan) diluar yang telah dinyatakan sah oleh Dewan Pers.

"Dewan Pers mengimbau untuk tidak memberikan panggung pada kelompok tersebut. Sebab, dengan memberikan kesempatan dan panggung kepada mereka, maka para penunggang gelap kebebasan pers Indonesia jumlahnya akan membesar.," demikian tulis Industry.co.id. (01)