× Redaksi Tenrang Kami Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Nasional, Peristiwa Pemkab Bangsel Fasilitasi Pemulangan Bocah Suka Bumi

Pemkab Bangsel Fasilitasi Pemulangan Bocah Suka Bumi

SHARE
Pemkab Bangsel Fasilitasi Pemulangan Bocah Suka Bumi

Dodo, bocah asal Suka Bumi yang terdampar di Toboali Bangka selatan, didampingi oleh pekerja sosial setempat, disela sela mengunjungi bocah keterbelakangan mental itu di Tobo ali, Senin, 12 Oktober 2020. Foto: leni

Atjehlife.net - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, bekerjasama dengan sejumlah masyatakat pekerja sosial setempat sedang berupaya untuk memfasilitasi bocah keterbelakangan mental asal Suka Bumi, untuk dikembalikan ke Kampung asalnya.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung, untuk proses pemulangan bocah itu ke kampung asalnya di Suka Bumi," Kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Selatan, Herman, yang dikonfirmasi media ini, via pesan Whast App, Senin pagi, 12 Oktober 2020.

Herman menyebutkan, setelah proses koordinasi dengan pihak dinsos provinsi Bangka Belitung, maka akan segera melakukan pemulangan bocah tersebut.

"Mungkin dalam dua tiga hari kedepan sudah dapat kita lakukan," sebutnya lagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, bahwa bocah bernama Dodo itu merupakan anak dari almarhumah Santi (38) yang meninggal dunia baru baru ini, akibat sakit yang dideritanya.

Sebelumnya ibu dan anak laki lakinya itu datang ke kecamatan Tobo ali, Bangka selatan sekitar tiga pekan lalu dan ditampung di salah satu rumah warga setempat. Santi yang mengalami sakit sakitan pernah dibantu untuk berobat ke dokter, namun akhirnya menghembus nafas terakhir di Toboali.

Sementara, terkait orang tua prianya, hingga saat ini belum diperoleh informasi yang akurat, memang orang prianya dikabarkan masih hidup, tetapi tidak tahu rimbanya.

Secara terpisah, keluarga sang bocah di suka bumi sudah berhasil dilakukan koordinasi oleh pihak dinas sosial setempat dan meminta agar Dodo dapat dikembalikan ke kampung asalnya.

"Bibinya Dodo meminta agar dodo dapat dibantu antar ke kampung asalnya untuk dirawatnya," ujar salah seorang pekerja sosial di Toboali.

"Kita juga sedang melakukan penggalangan dana untuk biaya pemulangan ananda Dodo, kita sangat prihatin," ucapnya lagi.

Kini Dodo, masih dirawat di rumah warga setempat sembari menanti usai tujuh hari pasca meninggal ibu tercinta Dodo, dan selanjutnya akan diantar ke kampung halamannya di Suka Bumi. (Leni)