× Redaksi Tenrang Kami Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Aceh, Peristiwa, Hukrim Wanita Berstatus Pol WH Digerebek Berduan dengan Non Muhrim

Wanita Berstatus Pol WH Digerebek Berduan dengan Non Muhrim

SHARE
Wanita Berstatus Pol WH Digerebek Berduan dengan Non Muhrim

Foto iluatrasi

Atjehlife.net – Masyarakat Aceh Singkil dihebohkan dengan seorang perempuan anggota Wilayatul Hisbah atau Polisi syariat di Aceh, terpergok berduaan dengan suami orang.

Warga, ia sedang berduaan bersama seorang pria yang memiliki istri. Keduanya kemudian dinikahkan warga sebagai bentuk penyelesaian perkara secara adat desa.

Kejadian itu terjadi di Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, pada Kamis  malam, 11 Juni 2020 . Polisi syariat adalah kesatuan yang dibentuk khusus di Aceh untuk mengawal pemberlakuan syariat Islam.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Aceh Singkil, Ahmad Yani, mengatakan pihaknya, pada Sabtu, 13 Juni 2020 hari ini akan menelusuri kasus tersebut dengan memeriksa secara internal anggotanya itu.

Selain itu, akan mengusut apakah kasus itu bisa diselesaikan secara adat atau dijerat Qanun Jinayat dengan hukuman dicambuk.

“Kami akan menanyakan dan menginterogasi secara internal apa yang mereka lakukan sebenarnya, siapa saksinya, sampai siapa yang menikahkan,” ujar Ahmad Yani kepada dikutip dari Acehkini.

Kasus tersebut sudah diselesaikan warga secara adat desa dengan dinikahkan.

Menurutnya, hal ini bisa saja terjadi karena diatur dalam Qanun Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Adat Istiadat.

Dalam qanun tersebut, jelas Ahmad, perkara berkhalwat dan mesum disebutkan pada pasal 13. Sementara pada pasal 14 menjelaskan bahwa perkara itu bisa diselesaikan sebagaimana aturan adat yang berlaku di sebuah desa.

Namun menurut Ahmad, qanun tersebut tidak mengatur soal perbuatan zina.

Sehingga pihaknya akan menelusuri apakah kejadian yang menimpa seorang anggotanya itu termasuk zina atau berkhalwat. (01/sumber: Padangkita.com)